PANDEGLANGNEWS.CO.ID - Belum lama ini, Kementerian agama (Kemenag) mengesahkan logo Halal baru.
Sontak kebijakan tersebut menuai banyak reaksi dari masyarakat bahkan banyak tokoh pemerintah ikut mengomentari hal itu.
Seperti halnya diungkapkan oleh Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon yang mengkritisi logo halal baru dari Kementerian Agama (Kemenag).
Baca Juga: Gratis ! Link Live Streaming Pekan ke-31 BRI Liga 1, Persib Bandung vs Madura United, Malam Ini
Fadli Zon menyampaikan kritik logo halal tersebut melalui cuitan di akun Twiter pribadinya.
Dirinya berpendapat bahwa logo halal yang dikeluarkan Kemenag memiliki tulisan yang kurang jelas dan cenderung susah terbaca.
Selain itu, dirinya juga mempertanyakan kaidah penulisan kaligrafi yang digunakan Kemenag untuk logo halal tersebut.
"Seharusnya tulisan “Halal” bisa terbaca jelas (informatif) dan bukankah ada kaidah dalam penulisan kaligrafi?" cuitnya seperti dikutip pandeglangnews.co.id dari akun Twitter @fadlizon pada Senin, 14 Maret 2022.
menurut Fadli Zon logo halal di seluruh dunia ditulis dengan tulisan Arab dan terlihat jelas dengan warna hijau.
"Karen itu logo “Halal” di seluruh dunia tetap jelas bahasa Arabnya, denga brand warna hijau," sambung Fadli Zon.
Baca Juga: Viral, Logo Minyak Goreng Langka Mirip Logo Halal Baru
Lebih lanjut, Politisi Gerindra itu menilai bahwa Kemenag cenderung menyembunyikan tulisan halalnya pada logo halal tersebut.
"Logo baru itu terkesan etnosentris dan kelihatan menyembunyikan tulisan “Halal”nya," pungkas Fadli Zon.
Artikel Terkait
Kemenag Terbitkan Logo Halal Baru, Label MUI Tak Berlaku Lagi
Berbentuk Gunungan Wayang, Inilah Filosofi Logo Halal Baru
Kemenag Wajibkan Pelaku Usaha Gunakan Logo Halal Baru, Inilah Rincian Biaya Mengurus Sertifikasi Halal
Viral, Logo Minyak Goreng Langka Mirip Logo Halal Baru