• Selasa, 29 November 2022

Produksi Liquid Belajar dari YouTube, Warga Serang Diciduk Polisi

- Jumat, 24 September 2021 | 16:34 WIB
Kapolres Serang, AKBP Yudha Satria (Humas Polres Serang)
Kapolres Serang, AKBP Yudha Satria (Humas Polres Serang)



PANDEGLANGNEWS.CO.ID,-DM, warga Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas ditangkap Satresnarkoba Polres Serang atas dugaan penyalahgunaan Narkotika jenis tembakau gorila yang dijadikan Liquid (jenis cairan).

Kapolres Serang AKBP Yudha Satria, SH., S.Ik, mengatakan, penangkapan tersangka DM oleh Satresnarkoba Polres Serang berdasarkan dari informasi masyarakat, dimana tersangka telah membuat narkoba jenis Liquid.

"DM diamanakan dirumahnya beserta barang bukti, narkoba cair jenis Liquid," kata Kapolres Serang AKBP Yudha Satria, didampngi Kasat Narkoba Polres Serang Iptu Michael K Tendayu dan Kasie Humas Polres Serang, saat mengelar press release, Jum'at, 24 September 2021.

Baca Juga: Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Tawarkan Promo Intimate Wedding Dengan Protokol Kesehatan


Kapolres menyebut, pengungkapan tersangka DM, telah manjalankan bisnis haramnya selama kurang lebih satu bulan dengan pemasaran lintas Provinsi di berbagai kota di Indonesia menggunakan jejaring media sosial yang dikirim melalui jasa pengiriman barang.

"Untuk membuat narkoba cair jenis Liquid, menurut keterangan tersangka di ambil dari YouTube, dengan bahan-bahan tembakau, dan alkohol. Dengan efek yang sama seperti tembakau gorila," jelas Kapolres.

"Untuk para tersangka kita terapkan pasal 111 ayat 2 jo 114 uu nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara, dengan denda paling sedikit 800 juta paling banyak 8 milyar" tandasnya.

Baca Juga: Sejarah Kerajaan Salakanagara dan Asal Usul Angling Darma di Pandeglang

Sementara itu, tersangka DM mengatakan jika ia nekad memproduksi narkoba jenis Liquid setelah diirinya berhenti dari pekerjaan dan baru menekuni bisnis haramnya selama satu bulan dengan keuntungan 3 juta rupiah.

"Belajar dari YouTube, dengan modal 1 juta dan keuntungan 3 juta per bulan," ungkapnya.***

Editor: Hendra Hermawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapolsek Picung Bantu Pengungsi Korban Gempa Cianjur

Rabu, 23 November 2022 | 23:01 WIB

Klab Literasi : Membaca Itu Sehat Menulis Itu Hebat

Jumat, 18 November 2022 | 09:15 WIB

Hari Pahlawan Bukan Hanya Diingat, Tapi Diteladani

Kamis, 10 November 2022 | 19:20 WIB

Puluhan UMKM di Banten Diberikan Pelatihan Ekspor

Jumat, 4 November 2022 | 14:46 WIB
X